Sabtu, 23 Juni 2018

Timnas Indonesia U-23 Kalah dari Korea Selatan U-23, Gelandang Persib Kecewa

Timnas Indonesia U-23 Kalah dari Korea Selatan U-23, Gelandang Persib Kecewa

 dbs
Pemain timnas Indonesia U-23 tertunduk usai kalah melawan Korea Selatan U-23 pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Kab Bogor,

Beritaterkini22 :
Bogor - Timnas Indonesia U-23 dipaksa bertekuk lutut di hadapan Korea Selatan U-23 dalam uji tanding yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (23/6/2018). Skuat berjuluk Garuda Muda itu tumbang dengan skor tipis 1-2.
Gelandang Timnas Indonesia U-23, Febri Hariyadi mengaku kecewa dengan hasil pertandingan yang tidak memihak timnya. Garuda Muda sempat menyamakan kedudukan di menit ke-93, sebelum Korea Selatan U-23 mencetak gol kemenangan tiga menit setelahnya.


Febri menilai Timnas Indonesia U-23 telah berjuang semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan. Apalagi sepanjang pertandingan, Garuda Muda relatif mampu mengimbangi permainan Korea Selatan U-23.

dbs

 dbs

"Tentunya kita sangat kecewa dengan hasil. Apalagi kita kalah di menit akhir," ujar Febri ketika ditemui di mixed zone Pakansari.
"Tapi yang jelas, kami semua sudah kerja keras bertarung di lapangan dengan maksimal. Tapi, hasil kurang memuaskan," tambah gelandang Persib Bandung itu.

Ingin Berikan yang Terbaik

 dbs

Timnas Indonesia U-23 akan berkiprah di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Agustus mendatang. Kurang lebih dua bulan lagi, Febri berkomitmen untuk selalu bekerja keras ketika mengenakan seragam Garuda di dada.
"Yang jelas, saya memberikan yang terbaik. Yang jelas, saya memberikan yang terbaik. Setiap pemain ingin memberikan yang terbaik. Tidak masalah 75-80 atau bahkan bermain 5 menit," imbuh pemain berusia 22 tahun itu.

 dbs

 dbs

Hasil Timnas Indonesia U-23

Timnas Indonesia U-23 1-2 Korea Selatan U-23
Hansamu Yama (93) - Jeong Tae Wook (44), Han Seung Gyu (96)

Selamat datang ^ ^
DI : situs agen judi online terpecara dan terbesar Se Asia
PROMO Besar besaran Hanya buat Piala Dunia Ayo buruan daftar!!!
Jangan Sampai Kehabisan ^ ^
DBSBET : Depo 50rb BONU 50rb klik : http://bit.ly/dbs889
DOMINOLIVE : Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/dl888
CEMELIVE :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/cl898
GALAXYDOMINO :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/gd889
Ayo Buruan daftar Sebelum Habis!!!!
Salam Hoki Ya bosku ^ ^


Komdis FIFA Usut Selebrasi Kontroversial 2 Bintang Swiss

Komdis FIFA Usut Selebrasi Kontroversial 2 Bintang Swiss

 dbs
Pemain Swiss, Xherdan Shaqiri merayakan gol ke gawang Serbia pada laga grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Kaliningrad

Beritaterkini22 :
Komisi Disiplin (Komdis) FIFA mengusut selebrasi kontroversial yang dilakukan dua bintang Timnas Swiss, Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka di Piala Dunia 2018.
Shaqiri dan Xhaka melakukan selebrasi kontroversial saat Swiss mengalahkan Serbia dengan skor 2-1 pada fase grup Piala Dunia 2018, Sabtu (23/6/2018) dini hari WIB.


Keduanya melakukan selebrasi dengan menyilangkan kedua tangannya. Gaya selebrasi mereka seperti melambangkan burung elang yang merupakan simbol negara Albania.

Komdis FIFA tentu perlu mengusut selebrasi dua pemain Swiss tersebut. Pasalnya, FIFA mengaggap hal ini berbau politik. Serbia dan Albania memiliki sejarah yang kelam. Pada 1998, Serbia dan Kosovo berperang. Kosovo adalah tempat kelahiran Xhaka dan Shaqiri.
 dbs

 dbs

"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses disipliner terhadap pemain Swiss, Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri untuk perayaan gol mereka saat pertandingan melawan Serbia," bunyi pernyataan resmi FIFA.

Terbawa Suasana


 gd

Sementara itu, Shaqiri membantah dirinya terlibat aksi politik. Eks Bayern Munchen itu hanya terbanya emosi saat mencetak gol.
"Saya rasa di sepak bola Anda selalu punya emosi. Anda bisa melihat apa yang saya lakukan dan saya rasa itu hanya perwujudan emosi," kata Shaqiri, seperti dilansir Mirror.
"Saya sangat seneng mencetak gol ini. Tak lebih dari itu. Saya rasa kami tak tak harus membicarakan tentang hal ini sekarang," ujarnya melanjutkan.

Olahraga dan Politik

Perang Serbia-Kosovo membuat keluarga Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri mencari perlindungan ke negara lain dan akhirnya menetap di Swiss. Pertandingan melawan Serbia, memberikan ruang bagi Xhaka dan Shaqiri untuk menunjukkan perasaan terpendam mereka setelah membobol gawang Serbia.

 dbs

 dbs

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic, juga menjelaskan tentang perayaan gol yang kontroversial itu. "Saya hanya mengulang apa yang saya katakan kemarin. Anda jangan pernah mencampuradukkan politik dan sepak bola," kata Petkovic.
"Jelas ada emosi dan itulah yang terjadi. Saya rasa kita semua perlu menjauhkan politik dari sepak bola. Kami harus fokus pada olahraga ini sebagai permainan indah dan kadangkala membuat orang-orang bersatu."


Selamat datang ^ ^
DI : situs agen judi online terpecara dan terbesar Se Asia
PROMO Besar besaran Hanya buat Piala Dunia Ayo buruan daftar!!!
Jangan Sampai Kehabisan ^ ^
DBSBET : Depo 50rb BONU 50rb klik : http://bit.ly/dbs889
DOMINOLIVE : Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/dl888
CEMELIVE :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/cl898
GALAXYDOMINO :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/gd889
Ayo Buruan daftar Sebelum Habis!!!!
Salam Hoki Ya bosku ^ ^

Jumat, 22 Juni 2018

Tekad Remaja asal Sumut Merebut Tiket ke Belgia demi Membanggakan Keluarga

Tekad Remaja asal Sumut Merebut Tiket ke Belgia demi Membanggakan Keluarga

 dbs
Dede Achriansyah merupakan salah satu dari 109 pemain muda berbakat yang akan bersaing meraih tiket ke Eropa pada final North Sumatra to Belgium.

Beritaterkini22 :
Fakta sejarah soal Sumatra Utara yang menjadi gudangnya pesepak bola berbakat ternyata benar adanya. Dede Achriansyah, pemuda asal Medan Barat itu menjadi salah satu buktinya.
Tumbuh dan berkembang dalam nuansa keluarga sederhana tak membuat Dede Achriansyah ragu memiliki impian menjadi pesepak bola terkenal. Sebab, hal itu sudah sedari dulu ada dalam nadinya yang dialiri bakat alamiah sepak bola.


Anak ketiga dari pasangan Erwiansyah dan Rahmadani itu telah menjadikan sepak bola sebagai tujuan hidupnya. Petualangan Dede mengenal olah raga mengolah si kulit bundar terjadi ketika masih duduk di bangku kelas empat Sekolah Dasar.
"Suatu hari dia datang selepas pulang sekolah. Pak, minta dulu uang seribu untuk bermain bola. Kebetulan untuk mengikuti latihan sepak bola di kampung kami ini iurannya seribu rupiah," kata Erwinsyah ketika ditemui boladbs.com  di kediamannya.
Melihat antusiasme yang dimiliki putranya itu, Erwinsyah pun tak ragu untuk memasukkan Dede ke sekolah sepak bola di dekat rumahnya. Sejak saat itu pula, Dede semakin giat menekuni hobinya.
Dia bercerita, berbagai turnamen kelompok umur U-11 dan U-14 pun diikutinya. Ketika itu, Dede sudah bergabung dengan PS Medan Jaya. Dede dan rekan setimnya turut aktif meramaikan Piala Soeratin.

"Mulai kenal sepak bola itu usia 11 tahun. Ketika itu saya dibelikan sepatu sepak bola pertama saya yang berwarna kuning. Berkat sepatu itu, saya semakin termotivasi untuk bermain," ucap Dede.
 dbs

 dbs

"Setelah ikut SSB saya kemudian bermain untuk PS Medan Jaya. Berbagai kompetisi atau turnamen yang diikuti, ya yang paling berkesan adalah Piala Soeratin karena berasa seperti pemain profesional," ujar Dede.

Siap Bersaing Tiket ke Belgia

Dede Achriansyah merupakan satu di antara 109 pemain muda berbakat Sumatra Utara yang akan tampil di final boladbs.com From North Sumatra to Belgium. Dede dan para pemain lainnya akan menunjukkan penampilan terbaiknya pada ajang yang digelar Minggu, 24 Juni 2018 di Stadion Teladan, Medan.
Impian untuk mendapatkan jaminan pengalaman dan juga sebagai jembatan menuju impian sebagai pesepak bola terkenal membuat Dede siap memberikan yang terbaik. Sebab, para pemain terpilih nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama klub milik Sihar Sitorus di Belgia.
"Pastinya saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Saya ingin membuktikan diri bisa menjadi kebanggaan keluarga dan meraih kesempatan untuk berlatih ke Eropa," ucap Dede.Tekad dan semangat yang ditunjukkan Dede pun mendapatkan dukungan dari ayahnya, Erwinsyah. Pria yang berprofesi sebagai sopir di Pelabuhan Belawan, Medan itu berharap ajang boladbs.com From North Sumatra to Belgium bisa membantu putranya mewujudkan mimpi sebagai pesepak bola sukses.

 dbs
 dbs

"Saya dan ibunya selaku orangtua tentu saja sangat mendukung adanya ajang pencarian bakat seperti ini. Saya berharap ajang ini bisa terus berkesinambungan agar bakat-bakat yang dimiiki Dede dan para pemain muda lainnya bisa terlihat," ucap Irwansyah.
"Saya selalu mendoakan kesuksesan anak kami pada ajang itu. Saya akan dengan ikhas dan bangga andai memang harus melepas Dede nanti berlatih di Belgia. Semoga saja dia bisa mewujudkan mimpinya itu," harap Irwansyah.

Selamat datang ^ ^
DI : situs agen judi online terpecara dan terbesar Se Asia
PROMO Besar besaran Hanya buat Piala Dunia Ayo buruan daftar!!!
Jangan Sampai Kehabisan ^ ^
DBSBET : Depo 50rb BONU 50rb klik : http://bit.ly/dbs889
DOMINOLIVE : Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/dl888
CEMELIVE :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/cl898
GALAXYDOMINO :Depo 20rb BONUS 20rb klik : http://bit.ly/gd889

Ayo Buruan daftar Sebelum Habis!!!!
Salam Hoki Ya bosku ^ ^

Nb : penulis tidak menganjurkan untuk berjudi hanya sebagai bahan referensi